“Betul, telah terjadi pemukulan oleh oknum anggota TNI terhadap saudara FS, yang berawal dari perselisihan lalu lintas,” jelas Kolonel Anto Indriyanto
SPcom JAKARTA – Terduga pelaku penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) artis Zaskia Adya Mecca, ternyata merupakan oknum anggota TNI. Kini, terduga pelaku sudah diamankan dan tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya, Kolonel Czi Anto Indriyanto.
“Betul, telah terjadi pemukulan oleh oknum anggota TNI terhadap saudara FS, yang berawal dari perselisihan lalu lintas,” jelas Kolonel Anto Indriyanto dalam keterangan tertulis. Ia menambahkan bahwa pelaku telah ditahan di markas Polisi Militer Kodam Jaya (Denpom Jaya-2) guna menjalani proses hukum yang berlaku di lingkungan militer.
“Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan di Denpom Jaya-2 untuk proses penanganan lebih lanjut. Kami juga terus menggali keterangan dari para saksi yang berada di lokasi saat kejadian,” lanjutnya. Sebagai bentuk tanggung jawab institusi, Anto memastikan pihak satuan tempat pelaku bertugas terus menjalin komunikasi dengan korban dan perwakilannya. “Komunikasi tetap dilakukan antara korban dan satuan pelaku, sebagai bagian dari tanggung jawab kami dalam menangani kasus ini dengan serius,” tegasnya. Di sisi lain, Zaskia Adya Mecca juga telah mengambil langkah hukum.
Melalui unggahan di Instagram Story, ia menyampaikan bahwa ART-nya yang bernama Firdaus sudah menjalani visum sebagai bagian dari pelaporan resmi ke pihak kepolisian. Zaskia menyampaikan rasa kecewa sekaligus tekad untuk memperjuangkan keadilan bagi asisten rumah tangganya. Tindak kekerasan, apapun alasannya, tak bisa dibenarkan—dan ia berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran penting untuk semua pihak agar lebih menjunjung tinggi kemanusiaan dalam menyelesaikan konflik.
Insiden ini terjadi pada Senin, 22 September 2025, di kawasan Ampera, Jakarta Selatan. Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan pada Kamis (25/9/2025), peristiwa bermula dari perselisihan di jalan raya yang kemudian berujung pada tindak kekerasan fisik terhadap korban, Faisal. (SP)
