TPS3R di Tangsel Mampu Mereduksi Sekaligus Meningkatkan Nilai Ekonomi Sampah

0 86

SPcom TANGSEL – Program TPS3R di Tangerang Selatan telah terbukti bisa mereduksi sampah, untuk mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke TPA Cipeucang.

Tidak hanya itu, TPS3R juga bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya.

Seperti di TPS3R Griya Resik yang berlokasi di Perumahan Griya Serpong. Setiap harinya, TPS3R ini dapat mereduksi 70 persen dari jumlah sampah 550 Kg per harinya.

“Itu dari 330 KK yang ada di sini. Jadi kita hanya kirim ke TPA sekitar 150 kilogram per harinya,” ujar Nuraini, Pengelola TPS3R Griya Resik.

Menurut Nuraini, sampah di lingkungannya sudah dipilah antara organik dan non organik sejak dari rumah dan dipilah kembali saat si TPS3R.

“Itu sampah sendiri ada organik dan non organik, kebetulan di sini sampah dipilah dari rumah sistemnya. Ketika sampai di sini dipilah lagi oleh operator makanya minim tuh yang dibuang ke tpa,” terangnya.

Kendaraan pengangkut sampah di TPS3

Griya Resik mendapatkan nilai ekonomi dari sampah anorganik yang terdiri dari plastik ataupun barang lainnya yang dipilah lalu dijual ke pengepul. Sedangkan sampah organik dijadikan kompos dan dikemas dalam ukuran 3 Kg dan dijual ke warga dan Dinas Lingkungan Hidup jika ada sisa

Dari hasil sampah yang dijual, TPS3R Griya Resik bisa mendapat Rp 1 juta per bulan. Ini di luar pendapatan dari penjualan kompos yang rata-rata bisa laku 200 Kg per bulan.

“Hasil penjualan non organik diberikan kepada operator sebesar 80 persen.
Sementara komposnya dijual per kemasan 3 kg Rp 5.000, sebulan bisa 2 kuintal hasil komposnya,” terangnya.

Senada dengan hal tersebut Watno Pengurus TPS3R Rengas Ciputat Timur, mengungkapkan tempatnya bisa mereduksi hingga 70 persen dari jumlah sampah per hari 700 Kg.

“Untuk 2 hari sekali angkut residu yang dibawa ke TPA (Cipeucang-red) sekitar 30-40 persen. Itu pun kurang maksimal karena terkendala covid-19 dan kesehatan masih jadi fokus utama,” ujarnya

Watno menjelaskan dari hasil penjualan sampah TPS3R Rengas bisa mencapai nilai Rp 3-3,5 Juta hanya dari sampah plastik tiap bulannya

“Untuk komposting masih diberikan gratis, kita liat dulu bagus tidak kompos kita,” ungkap Watno.

Watno menambahkan, akan membuat perencanaan komersial terhadap kompos yang dihasilkan jika sudah terlihat hasil dari tanaman yang menggunaan kompos keluaran TPS3R Rengas.

“Kita lihat dulu kompos bagus tidak untuk tanaman. Baru lah langkah kedepannya kita buatkan business plan,” tandasnya. (Adv/Kor)

Leave A Reply

Your email address will not be published.