Pihak Shopee Bantah Isu Tarif Kurir Rendah

0 16

SPcom JAKARTA – Shopee Indonesia diterpa isu miring. Diketahui di dunia maya bahwa skema tarif kurir Shopee Express terlalu rendah, sehingga menyebabkan demo pegawai dan berimbas pada pengiriman paket kepada pelanggan menjadi lama.

Executive Director Shopee Indonesia Handhika Jahja menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar. Menurutnya, Shopee Indonesia memastikan bahwa operasional Shopee Express (SPX) sampai saat ini tetap berjalan normal dan lancar, dan tidak ada aksi demonstrasi atau mogok kerja oleh mitra pengemudi SPX.

“Mengenai keterlambatan beberapa pengiriman, itu terjadi pada saat kampanye 4.4 Mega Shopping Day yang lalu, mengingat antusiasme yang tinggi dari para pengguna atas kampanye tersebut. Selain itu, perlu menjadi catatan bahwa para mitra pengemudi SPX memiliki kebebasan untuk memilih hari operasional kerja mereka,” ungkap Handhika.

Handhika menambahkan insentif untuk mitra pengemudi SPX terbilang kompetitif di industri jasa logistik. Contohnya, jika seorang mitra pengemudi SPX di wilayah Jabodetabek membawa 80 paket dalam sehari, mereka bisa mendapatkan insentif rata-rata senilai Rp 2.213 untuk setiap paket. Sebagai ilustrasi, rata-rata upah per paket yang ada di pasaran berkisar Rp 1.700 dan Rp 2.000 oleh jasa logistik lainnya.

“Kami pastikan bahwa skema insentif Shopee selalu mengikuti peraturan yang berlaku di daerah terkait, serta mengikuti tingkat harga di pasar guna mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pengguna dan ketersediaan mitra SPX,” kata Handhika.

Shopee telah menyediakan perlindungan asuransi untuk para mitra pengemudi SPX, agar dapat memberikan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

“Kami juga selalu mendengarkan masukan dan aspirasi dari para mitra pengemudi SPX, dan terus berupaya untuk menjaga kenyamanan dari semua pihak,” pungkasnya. (Sp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.