suryapagi.com
NASIONALNEWS

Polemik Komeng-Pramono Bisa Jadi Momentum Kolaborasi Atasi Krisis Banjir

SPcom JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menanggapi polemik yang melibatkan komedian Komeng dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait masalah banjir. Eddy mendesak agar perdebatan publik tersebut dijadikan momentum positif untuk mendorong kolaborasi yang lebih terpadu dalam menangani bencana banjir, krisis iklim, dan masalah sampah.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan sinergi dari hulu ke hilir dan membutuhkan kerja sama multi-pihak.

“Menangani banjir butuh aksi penanganan dari hulu hingga hilir. Bukan hanya satu sisi saja dan tidak bisa dilakukan sendirian,” kata Eddy, Kamis (18/9/2025).

Eddy Soeparno mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat, untuk terlibat aktif dalam mencegah bencana banjir, terutama di tengah ancaman krisis iklim yang semakin nyata.

Selain itu, ia menyoroti bahwa salah satu akar masalah banjir di perkotaan adalah krisis sampah yang tidak terkelola dengan baik. Eddy melihat kolaborasi pusat dan daerah sangat krusial dalam mengatasi masalah ini.

“Penanganan krisis sampah membutuhkan kerja sama pemerintah pusat dan daerah. Terobosan waste to energy menjadi solusi mengatasi masalah sampah sekaligus mendapat sumber listrik dari energi terbarukan,” tutupnya.

Related posts

Dua Remaja Dibacok di Jalan, Polisi Buru Pelaku

Ester Minar

Sebut Orang Betawi Bodoh, Anggota Ormas Ditangkap Polisi

Ester Minar

Muhammadiyah Minta Aspek Kerugian Negara Diperhatikan di Korupsi Timah

Rasid

Leave a Comment