SPcom JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi memberikan izin penyelenggaraan turnamen sepak bola jalanan atau yang akrab disebut Liga Aspal di wilayah Jakarta Timur. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata menyalurkan minat olahraga masyarakat perkotaan sekaligus menekan angka kenakalan remaja.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Pramono saat meninjau area kolong Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Jumat (6/11).
”Saya menyetujui untuk di Jakarta Timur ini digulirkan pertandingan Liga Aspal. Karena kemarin marak tidak semua tempat bisa digunakan, tetapi di Jakarta Timur, termasuk di Kampung Melayu ini saya yakin bisa digunakan untuk Liga Aspal,” ujar Pramono.
Memperebutkan Piala Wali Kota dan Siap Diperluas
Saat ini, kompetisi Liga Aspal di wilayah tersebut digelar untuk memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Timur. Melihat antusiasme dan dampak positifnya, Pramono Anung berencana memperluas izin penyelenggaraan turnamen serupa ke seluruh wilayah Jakarta.
”Jadi intinya, apa yang dimulai di Jakarta Timur ini, nanti saya akan izinkan semua daerah (di wilayah DKI Jakarta) untuk mempunyai Liga Aspal,” tegasnya.
Manfaatkan RPTRA Sebagai Fasilitas Pendukung
Untuk mendukung ajang ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengizinkan pemanfaatan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), salah satunya RPTRA Borobudur, sebagai wadah fasilitas pendukung. Kendati demikian, Gubernur mengingatkan secara tegas agar masyarakat dan peserta tetap menjaga kebersihan serta fasilitas taman yang ada.
Efektif Turunkan Angka Tawuran di Kampung Melayu
Pramono meyakini bahwa kehadiran Liga Aspal bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda agar energi mereka tersalurkan ke arah yang positif. Ia memaparkan bahwa fasilitas olahraga terbukti ampuh mengurangi tindak kekerasan di lingkungan warga.
”Kenapa saya secara spontan langsung memberikan persetujuan di tempat ini? Karena laporannya tadi, begitu ada tempat ini, kemudian ada Liga Aspal, sarana tinju, dan yang lainnya, itu menurunkan secara signifikan angka tawuran yang ada di Kampung Melayu,” tandas Pramono.
