SPcom JAKARTA — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua pasar induk besar di wilayah Jakarta Timur pada Selasa (9/6/2026). Dua lokasi yang ditinjau langsung adalah Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga sekaligus memantau kelancaran pasokan pangan di tingkat pedagang grosir dan eceran. Dari hasil pantauan di lapangan, KSP memastikan ketersediaan logistik pangan saat ini masih dalam kondisi aman.
“Yang paling menonjol kalau menurut saya, pasokan di daerah ini cukup berlimpah. Artinya, kita memastikan bahwa di daerah ini para petani-petani juga maksimal di dalam peningkatan produksinya sehingga untuk pangan kita tidak terlalu khawatir,” ujar Dudung kepada wartawan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).
Update Harga Pangan: Beras Medium Stabil, Minyakita Naik Tipis
Dalam kunjungannya, Mantan Kasad ini menyempatkan diri berdialog dengan para pedagang untuk mengecek langsung pergerakan harga komoditas pokok, khususnya beras dan minyak goreng subsidi.
Berikut adalah rincian harga pangan hasil temuan sidak KSP di lapangan:
- Harga Beras Medium: Terpantau stabil dan murah di kisaran Rp 13.200 per kilogram. Angka ini berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 13.500.
- Harga Minyakita: Mengalami kenaikan sedikit di atas HET. Saat ini Minyakita dijual seharga Rp 15.879 per liter, dari HET resmi yang seharusnya Rp 15.700. Meskipun naik, Dudung menilai harga tersebut masih dalam batas standar dan wajar.
Faktor Cuaca Panas Jadi Pemicu Fluktuasi Harga
Menanggapi fluktuasi harga pada komoditas minyak goreng Minyakita, Dudung menjelaskan bahwa hal tersebut tidak berkaitan dengan isu kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan informasi dari para pedagang, pergeseran harga ini lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti perubahan cuaca.
“Ya, kalau saya lihat, mereka (pedagang) kan tadi tidak tahu ya tentang kenaikan (harga dolar AS). Tadi kalau saya lihat kenaikan itu karena memang bisa jadi beberapa hal karena memang iklimnya, kan sekarang sudah musim panas,” pungkas Dudung saat meninjau Pasar Induk Beras Cipinang.
Pemerintah melalui KSP menegaskan akan terus memantau pergerakan harga komoditas pokok ini agar tetap terjangkau oleh masyarakat luas di tengah tantangan perubahan iklim.
