SPcom JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menyerukan pentingnya membangun ekosistem inklusif secara menyeluruh untuk meningkatkan peran aktif penyandang disabilitas dalam proses pembangunan nasional. Pelibatan ini merupakan kunci mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.
Lestari, yang akrab disapa Rerie, menegaskan bahwa upaya meningkatkan peran penyandang disabilitas harus diawali dengan mengubah paradigma masyarakat dan pemangku kepentingan.
“Upaya meningkatkan peran penyandang disabilitas dalam proses pembangunan itu harus dibarengi upaya mengubah paradigma, dengan memandang difabel sebagai aset dan sumber daya pembangunan, bukan beban,” kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/9).
Rerie menyambut baik program yang melibatkan penyandang disabilitas, seperti “Kecamatan Berdaya” di Jawa Tengah yang menargetkan 50% penyandang disabilitas dapat memanfaatkan program tersebut. Namun, ia menekankan bahwa dukungan yang diberikan harus sistematis dan berkelanjutan.
Anggota Komisi X DPR RI ini menyebut, dukungan sistematis harus dimulai dengan memberikan akses dan kesempatan yang setara bagi para penyandang disabilitas untuk berkontribusi.
Lebih lanjut, Lestari menyoroti krusialnya data yang komprehensif terkait jenis disabilitas di Indonesia. Data yang valid diperlukan agar setiap program peningkatan peran dapat dirancang dengan akurat dan tepat sasaran.
“Pelibatan aktif semua pihak, termasuk penyandang disabilitas, merupakan langkah penting dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berdampak merata bagi setiap warga negara,” pungkas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem tersebut.
