“Klien kami tidak dapat hadir karena kewajiban profesional sebagai atlet. Namun proses hukum tetap berjalan sesuai aturan,” ujar Adinda, kuasa hukum Arhan.
SPcom JAKARTA – Senin (29/9) menjadi hari yang penuh makna bagi Pratama Arhan. Di tengah persiapannya membela Indonesia dalam lanjutan AFC Champions League Two di Thailand, Arhan harus melepaskan satu bagian hidup yang pernah begitu ia perjuangkan—pernikahannya dengan Azizah Salsha.
Tanpa kehadiran sang pemain Timnas itu secara langsung, sidang perceraian mereka tetap digelar di Pengadilan Agama Tigaraksa. Lewat kuasa hukumnya, Arhan menitipkan mandat untuk membacakan ikrar talak. Sebuah keputusan yang menandai akhir dari ikatan pernikahan mereka yang belum genap dua tahun.
“Klien kami tidak dapat hadir karena kewajiban profesional sebagai atlet. Namun proses hukum tetap berjalan sesuai aturan,” ujar Adinda, kuasa hukum Arhan. Pembacaan ikrar talak dilakukan oleh pengacara Singgih Tomi Gumilang yang ditunjuk sebagai kuasa khusus. Menurutnya, dalam Islam, ikrar talak bisa diwakilkan oleh pihak yang diberikan amanah.
“Di sini saya berdiri sebagai pengganti Mas Arhan. Hari ini, atas nama klien kami, saya menyampaikan ikrar talak kepada termohon, Azizah Salsha,” tuturnya dengan tegas. Tak ada perselisihan tentang harta gono-gini, apalagi hak asuh anak. Keduanya sepakat bahwa perceraian ini murni karena perbedaan jalan hidup, bukan karena pertengkaran atau permusuhan.
Tidak ada anak yang harus memilih tinggal dengan siapa, karena memang belum ada anak dalam pernikahan mereka. Dengan ikrar yang dibacakan hari ini, berakhir sudah proses hukum yang singkat namun melelahkan bagi keduanya. Dan seperti banyak pasangan muda lainnya, cinta yang dulu besar kini berubah menjadi kenangan yang hanya bisa disimpan dalam hati. (SP)
