suryapagi.com
NEWSREGIONAL

Ribuan Santri di Cianjur Diizinkan Pulang Lebih Awal Sebelum Larangan Mudik Diperketat

SPcom CIANJUR – Ribuan santri Pondok Pesantren Al-Ittihad, Kabupaten Cianjur, dipulangkan lebih awal setelah pemerintah memperketat larangan mudik Lebaran 2021. Akibatnya penjemput membeludak dan arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung menjadi padat.

Pada Jumat (23/4/2021) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, kemacetan parah sempat berlangsung di jalur nasional tersebut. Arus lalu lintas dari arah Cianjur menuju Bandung dan sebaliknya ini kembali normal pada Sabtu (24/4/2021), sekitar pukul 00.30 WIB.

Humas Pondok Pesantren Al-Ittihad Wandi Ruswanur mengatakan total ada 3.265 santri di ponpes tersebut. Mereka awalnya akan dipulangkan pada 2 Mei 2021 mendatang.

“Awalnya jadwal pemulangan itu secara bertahap, hingga puncaknya pada 2 Mei. Tapi karena ada kebijakan baru yang keluar beberapa hari lalu, langsung kami ubah jadwal pemulangan jadi Jumat dan Sabtu ini,” ujar Wandi.

Menurut dia, hari pertama pemulangan ada sekitar 1.000 lebih santri. Hari berikutnya 2.000 santri dipulangkan.

“Memang jadi banyak dan cukup padat, karena waktunya terbatas. Kalau ikut rencana awal, prosesnya bisa dilakukan bertahap setiap harinya. Tapi kalau tidak sekarang, khawatir orang tua santri yang menjemput banyak mengalami kendala di jalan,” kata Wandi.

Wandi menjelaskan santri yang dipulangkan pada hari Jumat merupakan santri dari wilayah luar Jabar dan luar Pulau Jawa. Sedangkan di hari kedua, didominasi santri dari Jawa Barat.

Dia memastikan penjemput terbebas dari COVID-19, sebab harus menunjukkan tes rapid antigen. “Kalau tidak bisa menujukkan, kami tidak akan beri izin untuk menjemput,” tutur Wandi.

KBO Satlantas Polres Cianjur, Iptu Yudistira mengatakan pihaknya hanya bertugas mengatur lalu lintas yang padat akibat para santri yang pulang lebih awal. Ia menyebutkan para santri tersebut pulang lantaran sudah selesai pembelajaran pada semester ini.

“Statusnya kan pelajar, mereka dijemput untuk pulang usai pendidikan di Ponpes bukan mudik,” ucap Yudistira. (SP)

Related posts

Oknum Pengamanan Kejari Tangsel Diduga Melakukan Tindak Kekerasan Kepada Wartawan

Sandi

Perhatikan, Target Baru Kena Bea Cukai: BBM, Makanan Ringan Hingga Tiket Konser

Ester Minar

Pembongkaran Kantor Pemuda Panca Marga Kabupaten Paser Dipertanyakan

Sandi

Leave a Comment