Disperindag Tangsel Buka Dialog, Perajin Tempe: Subsidi Kedelai Dong!

0 36

SPcom TANGSEL – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan, menyambangi perajin tempe di Kampung Pulo, Kelurahan Kedaung, Pamulang, Jumat (8/1/2021).

Dalam kunjungan ini, Kabid Perindustrian Disperindag Tangsel, Ferry Payacun berdialog dengan para perajin. Ia pun menjelaskan apa penyebab dari tingginya harga kedelai saat ini.

“Kedua kapal yang mengangkut kacang kedelai menuju Indonesia jarang, sehingga harus ikut yang ke Singapura, sehingga waktunya lama. Jadi banyak penyebab mengapa harga kacang kedelai naik. Itulah hambatan-hambatan yang terjadi di lapangan,” jelasnya.

Ketua Koperasi Timbul Jaya, Rujito tidak terlalu mempedulikan penyebab kenaikan kedelai. Ia hanya ingin adanya kebijakan dari Pemerintah Kota Tangsel untuk membantu para perajin tempe tahu.

Sebab dari informasi Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia Jakarta Selatan, saat ini mereka dimintai oleh importir untuk menjual kacang kedelai Rp 8.500/Kg dari harga semula Rp 9.300.

“Belum diketahui, apakah ada intervensi dari Pemprov DKI atau seperti apa. Jadi ada selisih Rp 800 rupiah per/kg. Angka ini cukup besar bagi perodusen tempe dan koperasi,” terangnya.

Meskipun tidak sebesar selisih yang ada di Jakarta, Rujito ingin Pemkot Tangsel memberikan subsidi untuk harga kedelai.

“Saya apresiasi ada perhatian pemerintah (Disperindag) Tangsel dan kami berharap seperti di DKI harga bisa turun. Meski kuotanya (subsidi) tidak sama dengan di DKI,” tandasnya.(kor)

Leave A Reply

Your email address will not be published.