Formula E Batal, Anies Dituntut Klarifikasi Commitment Fee Rp 560 Miliar

0 252

SPcom JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dituntut untuk menjelaskan nasib dana sekitar Rp 560 miliar yang digunakan sebagai commitment fee rencana penyelenggaraan Formula E.

Pada Jumat (29/1/2021), Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani mengatakan dalam keterangan tertulisnya agar Anies segera mengklarifikasi permasalahan tersebut.

“Saya pikir lebih bijak kalau Gubernur yang langsung klarifikasi saja. Jawab pertanyaan publik dengan data dan fakta. Jangan sampai rakyat hanya menerka-nerka, akhirnya timbul hoaks,” ungkapnya.

Sementara eks Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dalam cuitan akun twitternya @FerdinandHaean3 meminta penyidik KPK Novel Baswedan untuk melakukan pemeriksaan APBD DKI Jakarta terkait hal tersebut.

“Hei Novel, kalau kau ingin IPK naik dan @KPK_RI kembali disegani ditakuti, maka segeralah periksa APBD DKI Jakarta yang digunakan memperkaya pihak lain atas nama Balapan Formula E yg tdk pernah terlaksana alias fiktif. Padahal uang keluar sdh Trilliunan.” tulisnya dikutip Suryapagi.com, Minggu (31/1/2021).

Commitment fee tersebut disetor dalam dua tahap. Untuk musim 2020/2021, Pemprov DKI menyetorkan 20 juta poundsterling atau setara dengan Rp 345,9 miliar. Lalu musim 2021/2020 sudah membayar setengahnya, yakni sebanyak 11 juta poundsterling atau Rp 207,69 miliar

Bahkan Anggota DPRD DKI, Gilbert Simanjuntak memaparkan, dana untuk persiapan Formula E yang sudah keluar lebih dari Rp 1 triliun.

Selain Rp 560 miliar commitment fee, ada juta penyesuaian lapangan Monas Rp 143 miliar, dana sosialisasi Rp 600 juta, studi kelayakan Rp 5 miliar dan layanan umum Rp 10 miliar. Dana tersebut masuk dalam penyertaan modal daerah PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebesar Rp 305 miliar.

Dan juga yang besar lainnya adalah bank garansi sebesar Rp 430 miliar. Itu pun belum dihitung biaya lainnya, seperti perjalanan negosiasi.(Sp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.