suryapagi.com
NEWSPOLITIK

Ahmad Sahroni Mengaku Telah Kembalikan Rp 40 Juta, KPK: Tidak Ada!

SPcom JAKARTA – Bendahara Umum (Bendum) Partai NasDem Ahmad Sahroni, mengaku telah mengembalikan uang kas sebesar Rp 40 juta yang dijanjikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, KPK mengaku belum menerima uang tersebut.

Uang yang masuk ke kas Partai NasDem itu diduga terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Padahal uang tersebut sempat dijanjikan Ahmad Sahroni bakal ditransfer ke KPK usai diperiksa penyidik lembaga antirasuah itu pada Jumat (22/3/2024) lalu.

“Kami sudah konfirmasi ke tim penyidik, sampai tadi malam (Selasa malam) belum ada uang masuk yang Rp40 juta itu,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Rabu (27/3/2024).

Berdasarkan pemberitaan di media massa, kata Ali, Sahroni berjanji bakal mengembalikan uang tersebut setelah diperiksa oleh penyidik KPK pada Jumat lalu.

Namun KPK tidak ingin berburuk sangka dan meyakini bahwa Bendahara NasDem itu bakal segera mengirimkan uang senilai Rp40 juta yang dijanjikan.

“Pak Sahroni akan kooperatif menyerahkan itu, sehingga kami meyakini juga akan menyerahkan ataupun mengembalikan uang itu ke rekening penampungan KPK,” imbuh Ali.

Sebelumnya, Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni memenuhi panggilan penyidik KPK, Jumat (22/3/2024). Sahroni diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan TPPU yang menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Usai pemeriksaan, Sahroni mengaku diminta penyidik KPK untuk mengembalikan uang Rp40 juta dari SYL yang sempat masuk ke kas Partai NasDem. Uang dari SYL tersebut masuk ke Partai NasDem dengan alasan untuk bantuan kebencanaan.

“Tadi pagi ada Rp40 juta yang perlu dikonfirmasi, dan penyidik sudah menyarankan untuk mengembalikan hari ini segera ditransfer ke virtual account,” kata Sahroni di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat.

Selian dana kebencanaan, uang senilai Rp820 juta hasil korupsi SYL juga sempat masuk ke kantong Partai NasDem. Namun, Sahroni memastikan bahwa uang tersebut sudah lebih dulu dikembalikan ke KPK.

“Udah, udah (dikembalikan), Rp 820 juta,” kata Ahmad Sahroni tanpa menjelaskan kapan uang tersebut dikembalikan.

Seperti diketahui, uang Rp 40 juta tersebut sempat diungkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam surat dakwaan Syahrul Yasin Limpo atas perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi jabatan di Kementerian Pertanian. (SP)

Related posts

Pasangan Suami Istri Jual Kopi Campur Pil Ekstasi

Ester Minar

Maaf Ya! Driver Ojol Dicoret Dari Daftar Penerima Bansos di DKI

Sandi

KSAD Jenderal Dudung Hadiri Rakorbin Korps Wanita AD

Ester Minar

Leave a Comment