suryapagi.com
MISTERIRAGAM

Makam Keramat Tajug, Tanah Makam Meninggi Dalam Satu Malam

Keramat Tajug memang  bukan sekadar nama. Banyak kisah tak termakan logika mengalir di sana

SPcom JAKARTA – Dikenal sebagai Panglima Perang Kerajaan Banten, sekaligus anak keenam dari Sultan Ageng Tirtayasa, Raden Muhammad Atief menyisakan banyak peninggalan. Tak hanya tentang syiar agama, Makam Tubagus Atief di Serpong, Tangerang juga dikeramatkan warga. Beragam mitos, termasuk meningginya tanah pusara secara tiba-tiba dalam waktu 1 malam, menjadi salah satu kisah yang terus hidup hingga sekarang.  

Dikenal sebagai Keramat Tajug, keberadaan sejumlah makam, termasuk Makam Tubagus Atief, Panglima Perang Kerajaan Banten di atas lahan seluas lebih dari satu hektar, mengalirkan beragam mitos. Salah satu yang paling kental dan terus dikisahkan turun temurun hingga sekarang adalah, tentang lokasi makam keramat, yang konon tanahnya meninggi hingga 77 meter dalam waktu satu malam saja.

Dalam mitosnya, setelah Tubagus Atief meninggal di tahun 1721, sang panglima perang dimakamkan di Tajug tersebut. Semula, keberadaan makam dan Tajug disebut rata dengan area lainnya. Tapi konon, dalam waktu satu malam, ketika dilihat keesokan hari, tanah pusara sudah meninggi seperti bukit, yang kini dikenal warga sebagai Gunung Puyuh setinggi 110 meter.   

Untuk bisa sampai ke area keramat Taggu, di mana terdapat pusara Tubagus Atief, para peziarah dan warga harus menyusuri anak tangga. Tak mudah, pasalnya area makam itu sendiri, kini sudah lebih tinggi mencapai 110 meter, dari area di sekelilingnya.

Begitu sampai di puncak Gunung Puyuh, banyak makam-makan lainnya. Selain makam keturunan Tubagus Atief, ada pula pemakaman warga setempat. Tapi, makam Tubagus Atief sendiri berada di dalam Tajug dan sangat terawat. Bukan satu makam saja, ada satu makam lagi di sana, yang disebut sebagai adik Tubagus Atief, yang lebih dulu meninggal dunia. 

Keramat Tajug memang  bukan sekadar nama. Banyak kisah tak termakan logika mengalir di sana. Salah satu yang paling kerap diceritakan adalah tentang kejadian misterius, seorang jamaah haji asal Indonesia pada tahun 1949. Mitosnya, jamaah tersebut tertinggal oleh rombongan dan tak bisa pulang ke Indonesia.

Konon, ia tiba-tiba melihat orang menggunakan jubah. Saat menceritakan kejadian itu, sosok kakek-kakek tersebut menyuruh sang jamaah memejamkan mata. Ajaibnya, dalam waktu sekejab ia sudah berada di area Keramat Tajug, dengan banyak makam di sana. (SP)

Related posts

Perseteruan Putri Delina dan Nathalie Holscher, Seret Adik-adik Natahalie

Ester Minar

Misteri Gong Si Bolong Depok, Acap Berbunyi Sendiri Di Malam Jumat

Rasid

Keluarga Halilintar Doakan Aurel dan Baby A Dari Jauh

Ester Minar

Leave a Comment