SPcom JAKARTA – Sekretariat Jenderal MPR RI dan Universitas Gadjah Mada (UGM) sepakat menjalin kerja sama untuk memperkuat kajian ketatanegaraan. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Sekretaris Jenderal MPR, Siti Fauziah, dan Rektor UGM, Ova Emilia, di Yogyakarta, Jumat (4/7).
Siti Fauziah mengatakan, kerja sama ini adalah ikhtiar bersama dalam menjalin kolaborasi berkelanjutan. Menurutnya, masukan dari akademisi UGM sangat penting untuk memberikan solusi atas persoalan kebangsaan yang dihadapi.
“Kami percaya, kolaborasi antara MPR dan UGM akan memperkuat kapasitas kelembagaan MPR dalam menjawab tantangan zaman,” ujar Siti Fauziah.
Ia menjelaskan, MPR memiliki tugas strategis untuk melakukan kajian terhadap sistem ketatanegaraan. Tugas ini membutuhkan masukan komprehensif dari perguruan tinggi. Melalui kerja sama ini, diharapkan akan lahir berbagai kajian ilmiah dan rekomendasi kebijakan yang memperkaya perspektif MPR.
Rektor UGM, Ova Emilia, menyambut baik kerja sama ini. “Kami melihat universitas perlu diberdayakan sebagai ruang tumbuhnya pemikiran-pemikiran Indonesia,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, UGM dan MPR akan menyusun perjanjian kerja sama di tingkat fakultas. UGM juga mendorong mahasiswa terlibat dalam program magang, riset, dan pelatihan kepemimpinan kebangsaan.
